Banner

Minggu, 23 Januari 2011

Baik-baik Sayang: Biografi Berbalut Roman Murni



Pemain : Wali, Intan Nuraini, Arumi Bachsin, Sulis, Dennis Adhiswara, Didi Petet
Sutradara : Iding Sunadi
Penulis : Jujur Prananto
Produser : H. Yusuf Selamat, Henri Darmawan
Produksi : Exmat, Cinevisi
Durasi : 90 menit


Film dalam banyak genre telah menjadi medium dengan berbagai fungsi. Selain mendidik dan mempropagandakan sesuatu, film juga menjadi penanda. Beberapa film dirancang untuk memperingati tokoh besar atau memanfaatkan momen yang sedang diperbincangkan. Tokoh besar biasanya dikonsep dalam kemasan biografi. Jika si tokoh sedang “in”, ia dilibatkan dalam film demi alasan komersial.
Pedangdut yang mengaku dinodai dai misalnya, sesaat lagi akan tampil dalam film horor seksi. Lain halnya dengan kebesaran RA Kartini dan Tjoet Nja Dhien dikemas dalam film biopic pada 1982 dan 1986. Di Hollywood, karier Ray Charles diabadikan dalam Ray (2004). Sementara momen emas Britney Spears dimanfaatkan mendongkrak Crossroads. Fenomena ini terulang awal tahun ini. Siapa yang tidak kenal Wali? Band yang menjual singel “Baik-Baik Sayang” ke angka 20 juta unduhan ring back tone ini memanfaatkan kecemerlangan kariernya di layar lebar.
Tidak seperti Britney yang ditangani begitu buruk, Wali mencoba menjadi diri sendiri. Ia tampil dengan plot besutan Jujur Prananto. Mantan juri FFI 2010 ini memformulasikan naskah biografi dibalut roman murni. Pengaruh Jujur dalam Baik-Baik Sayang The Movie (BBS) kentara. Ia menyelamatkan 75 persen wajah film dengan penceritaan yang apik.
Penceritaan ini disambut kepekaan Herry di departemen artistik. Set utama BBS adalah pondok pesantren La Tansa, Tangerang. Suasana ini dijual sepanjang film. Kesederhanaan hidup di pesantren, konflik-konflik laten, dan tentu saja roman. Jujur sadar, biografi bukanlah genre yang mudah dijual. Meski di sisi lain, BBS diduga kuat sudah punya basis penonton tetap, para penggemar Wali.
Karenanya, ada dua pilar besar yang dibangun Jujur. Pertama, perjalanan karier Wali dari anak pesantren menjadi superband. Kedua, drama cinta Faank dengan Westi (Intan). Dikisahkan, jalinan kisah Faank-Westi tidak mendapat restu orang tua Westi. Jalan cinta mereka makin sulit saat keduanya mengalami kecelakaan yang mengakibatkan Westi lumpuh.
Kabar buruk ini sampai ke telinga Faank. Sempat terpikir untuk kabur dari pesantren. Apoy, Tomi, dan Ovie mengingatkan, jika Faank nekad kabur, Kyai Besar (Didi) akan murka. Tomi yang melihat kebuntuan ini berupaya membantu Faank. Caranya, menjodohkan Faank dengan Nurul (Sulis). Hati Faank tidak bisa berpaling.
Ketika musim libur tiba, Faank mendatangi ayah Westi (August Melasz) dan memohon maaf. Sayang, Westi telah dijodohkan dengan Bagas (Dennis). Drama ini kemudian dipadukan dalam ending yang sudah bisa Anda diduga. Dalam pandangan kami, ada sedikit miss memasuki tahap penyelesaian masalah. Bisa jadi, Anda berpendapat sama dengan kami atau malah menganggap pakem happy ending yang ditawarkan sineas Iding Sunadi pada tempatnya. J wyn/Foto: Dok. Exmat, Cinevisi
Caption: Faank meminta Apoy menyamar sebagai dukun asal Mesir untuk menemui Westi (Intan).



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Minggu, 16 Januari 2011

Khalifah : Dia Khalifah, Istri Rasyid (Yang Diduga) Teroris.



Pemain : Marsha Timothy, Ben Joshua, Indra Herlambang, Jajang C. Noer, Yoga Pratama
Sutradara : Nurman Hakim
Penulis : Nurman Hakim, Nan T. Achnas
Produser : Nan T. Achnas , Nurman Hakim, Sentot Sahid
Produksi : Triximages & Frame Ritz Pictures
Durasi : 90 menit

Khalifah alias Ifah (Masha) dijodohkan ayahnya dengan Rasyid (Indra), lelaki yang tidak begitu dikenalnya. Ia percaya rumah tangganya akan bahagia, mengingat Rasyid taat agama. Apalagi, ayahnya yang merekomendasikan. Yang membuat Ifah ragu, Rasyid memintanya mengenakan cadar. Padahal, Ifah banting tulang di salon demi membiayai kuliah Faisal (Yoga), adiknya. Rita, pemilik salon terkejut mendapati Ifah datang dengan kostum baru. Kostum hitam plus cadar membuat pelanggan salon kabur.
Berat bagi Rita memecat Ifah. Apalagi, Rita dan ibunda Ifah bersahabat sejak lama. Akhirnya, Rita membuat kebijakan baru. Khusus Jumat dan Sabtu, salon hanya menerima pelanggan perempuan. Beberapa bulan kemudian, Ifah mengandung. Rasyid jarang pulang. Kalau toh pulang, hanya menginap sehari. Pekerjaan Rasyid masih samar. Hari itu, televisi menyiarkan penyergapan teroris di Tangerang. Bersamaan dengan disiarkannya berita itu, Ifah menerima kabar suaminya dilarikan ke rumah sakit.
Film Islami dengan isu khusus teroris belum banyak dibuat. Sebelumnya ada Long Road To Heaven (2007). Kali ini, sisipan isu sensitif ini muncul dalam Khalifah, karya Nurman Hakim. Jika dikaji ulang, topik utama Khalifah tidak bertumpu pada isu “pengantin” berani mati. Melainkan, proses batin seorang istri saat menutup aurat sendiri. Proses ini ditutur detail, cenderung step by step. Marsha tampil konsisten saat memperagakan menutup wajah perlahan.
Dalam tone film yang mengalun tenang itu, kami menyadari beberapa hal. Pertama, mengusung tema seberat ini di tengah kondisi penonton yang cenderung enggak mau berpikir ribet cukup berisiko. Nurman dituntut memperhatikan kondisi psikologis semacam ini. Kedua, persepsi publik terhadap keberpihakan dan objektivitas Nurman.
Ini terlihat jelas dari karakter Rasyid yang cenderung abu-abu. Ia di-suspect penonton sebagai teroris. Kami tidak akan membocorkan ending film seperti apa. Hanya, sampai film berakhir, kami kok masih bingung. Sebenarnya, Rasyid itu teroris bukan? Televisi memberitakan laki-laki yang diduga anak buah Dulmatin dan Umar Patek. Diduga. Belum tentu benar. Dan laki-laki yang diberitakan itu belum tentu Rasyid, kan? Jika demikian, mengapa Rasyid tergeletak di rumah sakit secara bersamaan?
Pada akhirnya, Nurman tak mau memihak. Jika Rasyid benar teroris, Khalifah seolah hendak membenarkan premis wanita bercadar pasti istri teroris. Faktanya, itu tidak benar. Wanita memutuskan bercadar karena ingin menjalankan perintah agama. Menyelamatkan muka mereka dengan cadar. Ini salah satu bentuk kesetiaan wanita terhadap Tuhan mereka.
Cadar bukan indikator istri teroris. Bukan identitas mutlak. Memakai cadar tidak serta merta menaikkan “pangkat” dari istri menjadi nyonya teroris. Karenanya, Rasyid yang mulanya di-suspect teroris oleh penonton dimentahkan kembali oleh Nurman. Khalifah menjadi pembuka di putaran 2011. Pembukaan yang manis, karena semua kasting di film ini tampil konsisten. Semoga Khalifah disambut manis penonton.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Minggu, 09 Januari 2011

Siwar Award 2010: And The Winner Are…


Siwar Award 2010: And The Winner Are …

Film Enggak Banget:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)
Setan membantu manusia mencari pesugihan masih bias diterima dengan akal sehat. Tapi manusia membantu setan? Oh puhlease…

Sutradara Enggak Banget:
• Yan Senjaya untuk Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!
Semua kandidat sutradara terbaik di atas adalah pendatang baru kecuali Stedy Rimba dan Yan Senjaya. Sialnya, keduanya mempertanggungjawabkan karyanya sebagai senior yang dulunya cukup disegani. Yan Senjaya paling disayangkan menghasilkan produk ecek-ecek tahun ini!


Aktor Enggak Banget:
• Teguh Julianto dalam Diperkosa Setan
Dan Anda Teguh Yulianto, dulu Anda pernah berakting dengan Malfin Shayna dalam Puncak Kenikmatan. Pernah juga jadi lawan main Inneke Koesherawati dalam Pergaulan Metropolis. Kala itu Anda tampan, menggairahkan. Tapi di usia yang tak lagi muda Anda hendak memperkosa Cynthiara Alona yang montok binti bohay? Sungguh mimpi yang dipaksakan menjadi nyata! Keterlaluan!


Aktris Enggak Banget:
• Cheverely Amalia dalam London Virginia
Tera masih bisa saya tolerir mengingat dia tak bisa berbahasa Indonesia. Jika bahasa Indoensianya dan aktingnya jadi kacrut, bukan pure salah Tera. Adalah tugas casting director untuk mencarikan pelatih aksentuasi agar bias tampil ciamik. Yang diperlihatkan Cheverely adalah keserakahan. Rangkap jabatan dengan harapan menghemat bujet produksi dan unjuk acting. Tapi yang terjadi sebaliknya. Kedodoran dalam banyak aspek. Selamat Mbak Tera Anda lolos kali ini!

Aktor Pendukung Enggak Banget:
• Chairil JM dalam Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!
Om Roy, saya mengagumi Anda. Pilihan Anda main di Selimut Berdarah mencerminkan betapa susah memulai lagi karier setelah dua kali Anda jatuhkan. Beruntung, Anda masih punya karisma yang cukup dan bermain bersih di film ini. Saya tidak memilih Anda. Chairil JM, mantan bom seks dekade 90-an ini sungguh melakukan comeback dengan pemilihan film yang jauh dari kata selektif. Sangat sembrono dengan aking yang menurut saya lebih bagus di film esek-esek-nya terdahulu.


Aktris Pendukung Enggak Banget:
• Tessa Mariska dalam Dendam Pocong Mupeng
Mau jadi dukun seksi? Bukan begitu caranya Mbak. Enggak harus dengan membiatrkan separuh payudara terburai. Enggak harus membiarkan tali BH terlepas begitu saja. Enggak harus membiarkan diri diperkosa Pocong, Mbak. Jadi yang mau Anda jual sebagai dukun apa? Kemampuan mengusir roh jahat atau…. (silakan isi sendiri titik-titik ini, saya malas menuliskannya!)


Pemeran Waria Enggak Banget:
• Tata Liem dalam Pengakuan Seorang Pelacur
Tata Liem. Nanggung banget. Tanpa dia pun, Pengakuan Seorang Pelacur tidak akan kehilangan makna!


Cerita Enggak Banget:
• Melonys untuk Rintihan Kuntilanak Perawan
Oh, Gosh… inilah bagian paling sulit !!! Mewek sejadi-jadinya karena dua malam memikirkan kategori ini. Kelimanya abai terhadap logika. oleh memilih kelimanya? Atau begini, naskah adalah penjelasan detail yang kemudian dikerucutkan dalam satu dua frase atau kalimat. Selanjutnya hasil pengerucutan itu disebut judul. Jika demikian, Cherryl dan Yan selamat. Karena keduanya meski enggak banget, masih punya penjelasan seada-adanya atas naskah yang mereka buat. Diperkosan Setan memang memperlihatkan detail proses pemerkosaan itu terjadi. Hiks… sangat memalukan! Sama halnya dengan Cin.
Bgaimana dengan tiga judul yang tersisa? Selimut Berdarah masih berkorelasi antara judul dan naskah. Karena ada tato ‘selimut’ di dada karakter utama. Oh, damn saya mulai mual. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap logika, ijinkan dengan berat hati saya memilih Rintihan Kuntilanak Perawan. Sampai sekarang saya tidak tahu dimana Kuntilanak itu berada, kapan dan seperti apa dia merintih. Ceritanya Timur, judulnya Barat. Enggak nyambung. Kuntilanak mana yang masih perawan? Kuntilanak mana?!

Soundtrack Enggak Banget:
• Zifhilia “Aishiteru” untuk Menculik Miyabi
Yang membekas di film ini adalah Miyabi, bukan “Aishiteru”. Keduanya saling memanfaatkan satu sama lain tanpa memperhatikan keterikatan hubungan antara lirik dan jalinan cerita. Mumpung Miyabi jadi bahan gunjingan atau mumpung “Aishiteru” sedang dibicarakan infotainment. Mentang-mentang penyanyinya pernah mengadu nasib di Negeri Sakura dan judul lagunya menggunakan bahasa Jepang bukan berarti sanggup menjiwai cerita secara keseluruhan atau sebagian adegan lho!


Poster Enggak Banget:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)
Perhatikan dengan seksama poster Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! Dengn sangat seksama. Dan coba pikirkan sekali lagi, judulnya yang mana? Kata Cin, tetangga Gue Kuntilanak! atau HUBUNGI *161*55#?

Sinematografi Enggak Banget:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)
Yang namanya layar lebar setahu saya adalah film dengan format bioskop, dengan rasio at least 16:9. Yang terjadi pada Cin, adalah tidak menghormati moviegoers dengan memakai ukuran kamera TV dan dipaksakan masuk bioskop. Akibatnya, tirai layar bioskop tidak mampu menutup lebih sempit lagi. Berhenti di ukuran 16:9 lalu membiarkan sisa layar berwarna hitam.
Serasa menonton TV di bioskop. OK, ini tidak akan menajdi masalah jika Yan menghadirkan gambar-gambar dengan mood mencitrakan genre yang diangkat. Faktanya, sinematografi yang dihadirkan film ini jauh dari estetika, kurang layak disebut FTV. Bahkan, ada beberapa sinetron harian yang punya sinematografi lebih anggun ketimbang “film” ini!


Tata Suara Terburuk:
• Diperkosa Setan (MM Creations)
Dengan bangga saya berikan pada Diperkosa Setan! Konon, film ini di-upgrade di atas pita seluloid bekas karena faktor finansial. Jadi jangan heran jika hari pertama di rilis dan saya menonton, gambarnya sudah “gerimis” alias bintik-bintik. Suaranya seperti terpendam. Maka tidak ada gunanya menonton film ini di bioskop bertata suara Dolby Digital Surround-EX atau ber-THX sekalipun!!!

Editing Terburuk:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)
Editing terburuk dianugerahkan kepada Cin. Pertama, jalinan cerita dari insiden Anissa di ruko Cibubur seolah mengapung begitu saja. Kedua, pada saat tiga tokoh utama hendak membantu Kuntilanak, entah kenapa tiba-tiba tokoh utama mendadak sampai di tempat dukun jahat. Dan di atas semua itu jangan lupa, film ini dibuka dengan opening yang sangat kacau editingnya.

Makeup And Hair Do Terburuk:
• Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)
Saya masih bisa mentolerir jika London (London Virginia) bangun tidur atau kemana pun ia pergi selalu bermakeup menor. Yang membuat saya bertanya-tanya, mengapa Tera Patrick yang dikisahkan bukan siapa-siapa alias wanita biasa dalam Rintihan Kuntilanak Perawan bangun tidur dengan eye shadow dan perona bibir kelewat tebal. Sungguh aneh tapi nyata!


Kostum Terburuk:
• London Virginia (Momenta Media Production)
Sampai sekarang saya masih bertanya-tanya, apa maksud sarung tangan yang senantiasa menempel. Sampai ke wastafel untuk cuci tangan dan toilet kelab malam pun, sarung tangan itu tidak pernah dilepas. Mau menunjukkan kesan ningrat? Bukan begitu caranya Mbak Chev! Di Istana Buckingham, di Inggris sono pun, saya percaya mendiang Lady Di dan mertuanya yang Ratu itu pun tidak se-lebay Anda dalam berbusana.

Special Efek Terburuk:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Prictures)
Jelas, Cin pemenangnya. Dimulai adegan Kuntilanak duduk di ayunan dengan seting bulan purnama penuh. Scene ini mengingatkan saya pada kuntilanak era Suzanna yang klasik dan vintage. Yang diperlihatkan Yan, pengulangan sukses yang kelewatan. Di susul kuburan yang bergetar dan sinar yang terpendar sebelum Kuntilanak yang berbentuk Pocong itu bangkit dari kubur. Big NO!!!

Artistik Terburuk:
• Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)
Setelah melewati pertimbangan matang, Rintihan Kuntilanak Perawan layak jadi pemenang. Set lokasi pembantaian cowok tonggos dan klimaks adegan penyembuhan Tera oleh Angel Lelga dan Wilson dilatari background serba meragukan. Soal darah, silakan simpulkan sendiri terbuat dari apa cairan merah yang berceceran itu!


Penghargaan Khusus Adegan Terburuk:
• Marsya (Cyntiara Alona). Kali ini dia mengangkang, menggelinjang, dan merintih-rintih sendirian. Namanya juga diperkosa lelembut. Diperkosa makhluk tak terlihat dengan baju masih utuh apa enaknya sih Mbak? Pakai acara hamil pula! Duh... (Diperkosa Setan)

Pemenang Tebak Siwar Award 2010:
Daniel Irawan
Selamat kepada pemenang! Anda berhak mendapatkan bingkisan dan DVD Fiksi. Mohon kirimkan alamat lengkap Anda melalui email: sanubarilegawa@yahoo.co.id atau Direct Message (DM) ke akun Twitter: @sanulegawa.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Minggu, 02 Januari 2011

Siwar Award 2010


10 tahun sudah film Indonesia menggeliat. Di mulai dengan Petualangan Sherina (Miles, 2000) yang menegaskan kembali lahirnya sineas baru generasi Mira Lesmana dan Riri Riza usai Kuldesak (1998). Sejak itulah, lokomotif film Indonesia mulai bergerak hingga mencapai puncak sejarah baru dwengan raihan penonton 4,6 juta lewat Laskar Pelangi (Miles, 2008).

Begitu banyak fenomena membanggakan sepanjang 10 tahun terakhir. Namun momen menyesakkan dada jauh lebih banyak. Sebelum menilik siapa yang terbaik di 2010 kemarin, BegituBerharga menjajal mengumpulkan siapa saja yang terburuk sepanjang tahun lalu. Dari 82 judul yang berkeliaran di jaringan sinepleks 21, XXI, dan Blitz Megaplex (1 Januari-31 Desember 2010), kami mengumpulkan 25 besar. Lalu memilih siapa yang masuk nominasi kategori terburuk.

Kami mempersembahkan 17 nominasi ditambah satu penghargaan khusus Adegan Terburuk. Anda mau menebak pemenang Siwar Award 2010? Silakan. Kirimkan jawaban Anda lewat email ke: sanubarilegawa@yahoo.co.id paling lambat 7 Januari 2010. Pemenang Siwar Award dan penebak dengan jumlah tebakan benar terbanyak akan dirilis 8 Januari. Tersedia bingkisan eksklusif hanya untuk Anda. Jangan lupa sertakan nama dan alamat karena hadiah akan dikirimkan.


Nominasi SIWAR AWARD 2010:

Film Enggak Banget:

  • Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)

  • Dendam Pocong Mupeng (K2K Production)

  • Diperkosa Setan (MM Creations)

  • London Virginia (Momenta Media Production)

  • Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)


Sutradara Enggak Banget:

  • Cheverly Amalia untuk London Virginia

  • Petruska Karangan untuk Diperkosa Setan

  • Stedy Rimba untuk Dendam Pocong Mupeng

  • Yan Senjaya untuk Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!

  • Yoyok Dumprink untuk Rintihan Kuntilanak Perawan


Aktor Enggak Banget:

  • Andreano Philip dalam Rintihan Kuntilanak Perawan

  • Dimaz Andrean dalam Selimut Berdarah

  • Fero Walandouw dalam Nakalnya Anak Muda

  • Tora Sudiro dalam Mafia Insaf

  • Teguh Julianto dalam Diperkosa Setan


Aktris Enggak Banget:

  • Andi Soraya dalam Dendam Pocong Mupeng

  • Cheverely Amalia dalam London Virginia

  • Cyntiara Alona dalam Cin Tetangga Gue Kuntilanak!

  • Ratu Felisha dalam Nakalnya Anak Muda

  • Tera Patrick dalam Rintihan Kuntilanak Perawan


Aktor Pendukung Enggak Banget:

  • Adhi Pawitra dalam Selimut Berdarah

  • Chairil JM dalam Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!

  • Pierre Gruno dalam London Virginia

  • Roy Marten dalam Selimut Berdarah

  • Rizky Mocil dalam Dendam Pocong Mupeng


Aktris Pendukung Enggak Banget:

  • Artis Korea dalam Selimut Berdarah

  • Artis Jepang dalam Rayuan Arwah Penasaran

  • Cyntiara Alona dalam Pengantin Pantai Biru

  • Pinkan Mambo dalam Selimut Berdarah

  • Tessa Mariska dalam Dendam Pocong Mupeng


Pemeran Waria Enggak Banget:

  • Erwin Moron dalam London Virginia

  • Gading Marten dalam London Virginia

  • Indra Birowo dalam Susah Jaga Keperawanan di Jakarta

  • Malih dalam Hantu Tanah Kusir

  • Tata Liem dalam Pengakuan Seorang Pelacur


Cerita Enggak Banget:

  • Cherryl Samantha untuk Diperkosa Setan

  • Melonys untuk Rintihan Kuntilanak Perawan

  • Melonys untuk Selimut Berdarah

  • Nestor Katanya untuk Dendam Pocong Mupeng

  • Yan Senjaya untuk Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!


Soundtrack Enggak Banget:

  • Andreano Philip featuring Andi Soraya “Terpisahkan” untuk Pengakuan Seorang Pelacur

  • Cheverely Amalia featuring Fajar Insan “Menggapai Mimpi” untuk London Virginia

  • Karamel “Tinggal Kenangan” untuk Gaby Dan Lagunya

  • The Meida's “Hilang” untuk Jinx

  • Zifhilia “Aishiteru” untuk Menculik Miyabi


Poster Enggak Banget:

  • Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)

  • Dendam Pocong Mupeng (K2K Production)

  • London Virginia (Momenta Media Production)

  • Pengakuan Seorang Pelacur (MM Cerations)

  • The God Babe (Kanta Indah Film)


Sinematografi Enggak Banget:

  • Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)

  • Dendam Pocong Mupeng (K2K Production)

  • Diperkosa Setan (MM Creations)

  • Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)

  • The God Babe (Kanta Indah Film)


Tata Suara Terburuk:

  • Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)

  • Dendam Pocong Mupeng (K2K Production)

  • Diperkosa Setan (MM Creations)

  • Pengakuan Seorang Pelacur (MM Creations)

  • Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)


Editing Terburuk:

  • Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)

  • Dendam Pocong Mupeng (K2K Production)

  • Nakalnya Anak Muda (Mitra Pictures)

  • Rayuan Arwah Penasaran (K2K Production)

  • Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)


Makeup And Hair Do Terburuk:

  • Dendam Pocong Mupeng (K2K Production)

  • Diperkosa Setan (MM Creations)

  • London Virginia (Momenta Media Production)

  • Pengakuan Seorang Pelacur (MM Creations)

  • Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)



Kostum Terburuk:

  • Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)

  • Dendam Pocong Mupeng (K2K Production)

  • Diperkosa Setan (MM Creation)

  • London Virginia (Momenta Media Production)

  • Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)


Special Efek Terburuk:

  • Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Prictures)

  • Perjaka Terakhir 2 (Diwangkara)

  • Rayuan Arwah Penasaran (K2K Production)

  • The God Babe (Kanta Indah Film)


Artistik Terburuk:

  • Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)

  • Dendam Pocong Mupeng (K2K Production)

  • Diperkosa Setan (MM Creations)

  • Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)

  • Selimut Berdarah (K2K Production)


Penghargaan Khusus Adegan Terburuk:

  • Dukun (Tessa Mariska) merapal mantra dan menggoyang-goyangkan tubuh berikut dadanya. Mbak apakah goyangan dadamu bisa mengusir setan? (Dendam Pocong Mupeng).

  • Anisa patah hati. Ia mencurahkan kegalauan hatinya di radio. Sambil terisak-isak ia mendapat nasihat dari DJ radio tersebut. Sang DJ menganjurkan agar Anissa bunuh diri dengan terjun dari lantai 3 sebuah ruko di kawasan Cibubur, tak jauh dari lokasi Anissa menelepon. Dan Anissa menutrut saran DJ. Siapa yang goblok? Anisdsa atau si DJ? (Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!).

  • Si artis Jepang (entah siapa namanya) sebelum membunuh korbannya, tiba-tiba dia menari-nari ala sexy dancer di diskotik dengan kostum black leather ala seks BDSM. Inikah arwah penasaran terseksi abad ini? (Rayuan Arwah Penasaran).

  • Marsya (Cyntiara Alona). Kali ini dia mengangkang, menggelinjang, dan merintih-rintih sendirian. Namanya juga diperkosa lelembut. Diperkosa makhluk tak terlihat dengan baju masih utuh apa enaknya sih Mbak? Pakai acara hamil pula! Duh... (Diperkosa Setan)

  • Mbak Tera Patrick di diskotik. Dia mengajak seorang cowok tonggos berkaca mata tebal (stereotipe orang bodoh standar sinetron) berkenalan. Yaelah... selera bintang porno internasional kok kalah sama saya. Ups... Berkenalan kan tinggal salaman, mengobrol tentang identitas diri masing-masing. Namanya juga Mbak Tera, merasa punya “aset” extra size, ia lantas mengarahkan tangan si cowok tolol itu ke dadanya, sambil berkata: Maukah kau tidur denganku malam ini? Itu pun diucapkan dengan bahasa Inggris sesuai kaidah berbahasa di film biru. Ini film Indonesia apa bokep sih?! (Rintihan Kuntilanak Perawan).



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
 
Powered by Blogger