Banner

Minggu, 09 Januari 2011

Siwar Award 2010: And The Winner Are…


Siwar Award 2010: And The Winner Are …

Film Enggak Banget:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)
Setan membantu manusia mencari pesugihan masih bias diterima dengan akal sehat. Tapi manusia membantu setan? Oh puhlease…

Sutradara Enggak Banget:
• Yan Senjaya untuk Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!
Semua kandidat sutradara terbaik di atas adalah pendatang baru kecuali Stedy Rimba dan Yan Senjaya. Sialnya, keduanya mempertanggungjawabkan karyanya sebagai senior yang dulunya cukup disegani. Yan Senjaya paling disayangkan menghasilkan produk ecek-ecek tahun ini!


Aktor Enggak Banget:
• Teguh Julianto dalam Diperkosa Setan
Dan Anda Teguh Yulianto, dulu Anda pernah berakting dengan Malfin Shayna dalam Puncak Kenikmatan. Pernah juga jadi lawan main Inneke Koesherawati dalam Pergaulan Metropolis. Kala itu Anda tampan, menggairahkan. Tapi di usia yang tak lagi muda Anda hendak memperkosa Cynthiara Alona yang montok binti bohay? Sungguh mimpi yang dipaksakan menjadi nyata! Keterlaluan!


Aktris Enggak Banget:
• Cheverely Amalia dalam London Virginia
Tera masih bisa saya tolerir mengingat dia tak bisa berbahasa Indonesia. Jika bahasa Indoensianya dan aktingnya jadi kacrut, bukan pure salah Tera. Adalah tugas casting director untuk mencarikan pelatih aksentuasi agar bias tampil ciamik. Yang diperlihatkan Cheverely adalah keserakahan. Rangkap jabatan dengan harapan menghemat bujet produksi dan unjuk acting. Tapi yang terjadi sebaliknya. Kedodoran dalam banyak aspek. Selamat Mbak Tera Anda lolos kali ini!

Aktor Pendukung Enggak Banget:
• Chairil JM dalam Cin, Tetangga Gue Kuntilanak!
Om Roy, saya mengagumi Anda. Pilihan Anda main di Selimut Berdarah mencerminkan betapa susah memulai lagi karier setelah dua kali Anda jatuhkan. Beruntung, Anda masih punya karisma yang cukup dan bermain bersih di film ini. Saya tidak memilih Anda. Chairil JM, mantan bom seks dekade 90-an ini sungguh melakukan comeback dengan pemilihan film yang jauh dari kata selektif. Sangat sembrono dengan aking yang menurut saya lebih bagus di film esek-esek-nya terdahulu.


Aktris Pendukung Enggak Banget:
• Tessa Mariska dalam Dendam Pocong Mupeng
Mau jadi dukun seksi? Bukan begitu caranya Mbak. Enggak harus dengan membiatrkan separuh payudara terburai. Enggak harus membiarkan tali BH terlepas begitu saja. Enggak harus membiarkan diri diperkosa Pocong, Mbak. Jadi yang mau Anda jual sebagai dukun apa? Kemampuan mengusir roh jahat atau…. (silakan isi sendiri titik-titik ini, saya malas menuliskannya!)


Pemeran Waria Enggak Banget:
• Tata Liem dalam Pengakuan Seorang Pelacur
Tata Liem. Nanggung banget. Tanpa dia pun, Pengakuan Seorang Pelacur tidak akan kehilangan makna!


Cerita Enggak Banget:
• Melonys untuk Rintihan Kuntilanak Perawan
Oh, Gosh… inilah bagian paling sulit !!! Mewek sejadi-jadinya karena dua malam memikirkan kategori ini. Kelimanya abai terhadap logika. oleh memilih kelimanya? Atau begini, naskah adalah penjelasan detail yang kemudian dikerucutkan dalam satu dua frase atau kalimat. Selanjutnya hasil pengerucutan itu disebut judul. Jika demikian, Cherryl dan Yan selamat. Karena keduanya meski enggak banget, masih punya penjelasan seada-adanya atas naskah yang mereka buat. Diperkosan Setan memang memperlihatkan detail proses pemerkosaan itu terjadi. Hiks… sangat memalukan! Sama halnya dengan Cin.
Bgaimana dengan tiga judul yang tersisa? Selimut Berdarah masih berkorelasi antara judul dan naskah. Karena ada tato ‘selimut’ di dada karakter utama. Oh, damn saya mulai mual. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap logika, ijinkan dengan berat hati saya memilih Rintihan Kuntilanak Perawan. Sampai sekarang saya tidak tahu dimana Kuntilanak itu berada, kapan dan seperti apa dia merintih. Ceritanya Timur, judulnya Barat. Enggak nyambung. Kuntilanak mana yang masih perawan? Kuntilanak mana?!

Soundtrack Enggak Banget:
• Zifhilia “Aishiteru” untuk Menculik Miyabi
Yang membekas di film ini adalah Miyabi, bukan “Aishiteru”. Keduanya saling memanfaatkan satu sama lain tanpa memperhatikan keterikatan hubungan antara lirik dan jalinan cerita. Mumpung Miyabi jadi bahan gunjingan atau mumpung “Aishiteru” sedang dibicarakan infotainment. Mentang-mentang penyanyinya pernah mengadu nasib di Negeri Sakura dan judul lagunya menggunakan bahasa Jepang bukan berarti sanggup menjiwai cerita secara keseluruhan atau sebagian adegan lho!


Poster Enggak Banget:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)
Perhatikan dengan seksama poster Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! Dengn sangat seksama. Dan coba pikirkan sekali lagi, judulnya yang mana? Kata Cin, tetangga Gue Kuntilanak! atau HUBUNGI *161*55#?

Sinematografi Enggak Banget:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)
Yang namanya layar lebar setahu saya adalah film dengan format bioskop, dengan rasio at least 16:9. Yang terjadi pada Cin, adalah tidak menghormati moviegoers dengan memakai ukuran kamera TV dan dipaksakan masuk bioskop. Akibatnya, tirai layar bioskop tidak mampu menutup lebih sempit lagi. Berhenti di ukuran 16:9 lalu membiarkan sisa layar berwarna hitam.
Serasa menonton TV di bioskop. OK, ini tidak akan menajdi masalah jika Yan menghadirkan gambar-gambar dengan mood mencitrakan genre yang diangkat. Faktanya, sinematografi yang dihadirkan film ini jauh dari estetika, kurang layak disebut FTV. Bahkan, ada beberapa sinetron harian yang punya sinematografi lebih anggun ketimbang “film” ini!


Tata Suara Terburuk:
• Diperkosa Setan (MM Creations)
Dengan bangga saya berikan pada Diperkosa Setan! Konon, film ini di-upgrade di atas pita seluloid bekas karena faktor finansial. Jadi jangan heran jika hari pertama di rilis dan saya menonton, gambarnya sudah “gerimis” alias bintik-bintik. Suaranya seperti terpendam. Maka tidak ada gunanya menonton film ini di bioskop bertata suara Dolby Digital Surround-EX atau ber-THX sekalipun!!!

Editing Terburuk:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Pictures)
Editing terburuk dianugerahkan kepada Cin. Pertama, jalinan cerita dari insiden Anissa di ruko Cibubur seolah mengapung begitu saja. Kedua, pada saat tiga tokoh utama hendak membantu Kuntilanak, entah kenapa tiba-tiba tokoh utama mendadak sampai di tempat dukun jahat. Dan di atas semua itu jangan lupa, film ini dibuka dengan opening yang sangat kacau editingnya.

Makeup And Hair Do Terburuk:
• Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)
Saya masih bisa mentolerir jika London (London Virginia) bangun tidur atau kemana pun ia pergi selalu bermakeup menor. Yang membuat saya bertanya-tanya, mengapa Tera Patrick yang dikisahkan bukan siapa-siapa alias wanita biasa dalam Rintihan Kuntilanak Perawan bangun tidur dengan eye shadow dan perona bibir kelewat tebal. Sungguh aneh tapi nyata!


Kostum Terburuk:
• London Virginia (Momenta Media Production)
Sampai sekarang saya masih bertanya-tanya, apa maksud sarung tangan yang senantiasa menempel. Sampai ke wastafel untuk cuci tangan dan toilet kelab malam pun, sarung tangan itu tidak pernah dilepas. Mau menunjukkan kesan ningrat? Bukan begitu caranya Mbak Chev! Di Istana Buckingham, di Inggris sono pun, saya percaya mendiang Lady Di dan mertuanya yang Ratu itu pun tidak se-lebay Anda dalam berbusana.

Special Efek Terburuk:
• Cin, Tetangga Gue Kuntilanak! (Vincent Prictures)
Jelas, Cin pemenangnya. Dimulai adegan Kuntilanak duduk di ayunan dengan seting bulan purnama penuh. Scene ini mengingatkan saya pada kuntilanak era Suzanna yang klasik dan vintage. Yang diperlihatkan Yan, pengulangan sukses yang kelewatan. Di susul kuburan yang bergetar dan sinar yang terpendar sebelum Kuntilanak yang berbentuk Pocong itu bangkit dari kubur. Big NO!!!

Artistik Terburuk:
• Rintihan Kuntilanak Perawan (K2K Production)
Setelah melewati pertimbangan matang, Rintihan Kuntilanak Perawan layak jadi pemenang. Set lokasi pembantaian cowok tonggos dan klimaks adegan penyembuhan Tera oleh Angel Lelga dan Wilson dilatari background serba meragukan. Soal darah, silakan simpulkan sendiri terbuat dari apa cairan merah yang berceceran itu!


Penghargaan Khusus Adegan Terburuk:
• Marsya (Cyntiara Alona). Kali ini dia mengangkang, menggelinjang, dan merintih-rintih sendirian. Namanya juga diperkosa lelembut. Diperkosa makhluk tak terlihat dengan baju masih utuh apa enaknya sih Mbak? Pakai acara hamil pula! Duh... (Diperkosa Setan)

Pemenang Tebak Siwar Award 2010:
Daniel Irawan
Selamat kepada pemenang! Anda berhak mendapatkan bingkisan dan DVD Fiksi. Mohon kirimkan alamat lengkap Anda melalui email: sanubarilegawa@yahoo.co.id atau Direct Message (DM) ke akun Twitter: @sanulegawa.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger